Sabtu, 03 November 2012

Jadilah Pemimpi

"capailah cita-citamu setinggi langit!! bermimpilah setinggi langit!! karena seandainya anda terjatuh, maka anda akan terjatuh diantara bintang-bintang"




Saat ini banyak orang yang takut untuk bermimpi. Marilah kita buka mata kita. Jika untuk bermimpi saja kita sudah takut, bagaimana dengan mewujudkannya? Banyak yang berpikiran, "mimpi itu ga usah tinggi tinggi, nanti kalo ga kesampaian, terus jatuh, akhirnya sakit". Hal tersebut benar, karena setiap orang memiliki hak untuk berargumen. Manusia memang memiliki rasa kecewa dan rasa sakit. Namun cita cita, visi atau tujuan hidup itu harus dicapai serta mewujudkannya. Bukan hanya sekedar mimpi. Orang yang selalu bermimpi namun tidak menggapai mimpi tersebut, bisa dikatakan adalah seorang pecundang. Pecundang yang hanya bisa bermimpi, namun tidak mau berusaha mewujudkannya. Benar kata mantan presiden Republik Indonesia yang pertama ini, Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang bintang. Kita analogikan seperti ini, kita mempunyai mimpi menjadi seorang dokter. Kita terus berusaha untuk mewujudkannya, segala upaya telah dilakukan, namun hasilnya kita hanya menjadi perawat. Bayangkan jika dari awal kita tidak yakin mimpi kita ingin menjadi dokter, sehingga kita hanya bermimpi jadi perawat sajalah, karena untuk menjadi dokter rasanya tidak mungkin. Itulah yang disebut takut bermimpi. Mimpi menjadi perawat, namun jika gagal mau jadi apa? tukang sapu sapu di kamar mayat? Hahaha itu hanya contoh, bukan menjelek-jelekan dokter, perawat, tukang sapu dan mayat. *lhooo..

Manusia berhak memilih. Karena hidup itu memang pilihan. Mau jadi orang yang memiliki mimpi atau hanya ingin menjadi orang yang takut dengan mimpi? Jika tak punya mimpi, saya akan bertanya "apa tujuan hidup anda?" sebelum anda menjawab saya akan berkata "ya itulah mimpi anda!" Thanks for read!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar