Rabu, 25 Desember 2013

Cafe Rock N Roll! YEAAH!

Entah ini postingan kapan..masukin aja yah..


Helloooooooooooooooooow MBLOO!
Duh serasa manggil diri sendiri. Maaf kepada kalian yang jiwa jiwanya yang terpanggil. Malam ini malam minggu, tentu hari yang terburuk untuk  setiap orang yang jomblo. *pukul-pukul tembok*. Malam minggu saya sedikit berbeda kali ini bila dibandingkan malam minggu sebelumnya. Biasanya hanya makan di kamar Whayu, nonton TV, main DoTA, atau nyanyi-nyanyi idiot bareng si Wahyu. Kali ini berbeda, saya malam mingguan di sebuah cafe yang bernama ROCK N’ ROLL CAFE. Cafe yang berkonsep angkringan untuk para rocker ini sangat menarik. Seperti mimpi saya yang sudah direalisasikan oleh orang lain. Mimpi saya adalah sebuah cafe minimalis dengan halaman yang cukup luas, sehingga bisa indoor maupun outdoor. Rumah minimalis yang bercat hitam dan merah, dengan sentuhan kayu kayu yang membuatnya semakin keren. Panggung kecil untuk live perform dan parkir yang cukup luas dengan karyawan karyawan yang asik namun sopan. Pada intinya saya bermimpi memiliki tempat makan namun asik untuk tempat berkumpul. Menengah namun berkelas. Ternyata semua itu ada di cafe ini, saya seperti dibawa ke dalam mimpi saya.
Ide ketempat ini diawali dengan ajakan oleh adik tingkat saya, sebut saja Risma. Mungkin ajakan ini bisa dibilang “ajakan terselubung”.  Risma yang berniat busuk ini ternyata mendapatkan makanan dan minuman grat yang dimenangkan atas lomba yang diadakan oleh cafe tersebut di jaringan sosial burung biru. Jadi intinya, saya, Wahyu, dan Adini diajak oleh Risma untuk menemani dia mengambil hadiahnya *JAHAT SEKALI*.
Kesan pertama saat pertama kali datang ke cafe tersebut, merasa bukan habitatnya *tapi tidak untuk saya*. Kami mendapatkan sambutan dari berbagai pegawai  di cafe tersebut yang sebagian besar pria berbadan besar, berkulit cokelat, dan bekaos hitam. Cafe yang bertuliskan we rock you di dindingnya tersebut menawarkan beberapa menu yang cukup menarik. Salah satunya adalah yang saya pesan, “Noodles Red Hot Chili Pepper” minuman yang bernama “Joe Satriani”. Kami duduk di meja nomor lima, tepat di depan panggung. Beberapa rekan hukum terlihat juga mengunjungi cafe tersebut. Saat menunggu, kami dikagetkan oleh teriakan “SELAMAT PAGIIIIIII” dari satu pegawai, dan dijawab oleh semua pegawai secara serentak “PAGI BROOOW”. Entah apa filosofinya, yang jelas itu malam-malam namun dapat ucapan selamat pagi *aneh*.




Makanan dan minuman datang, terlihat enak dan eyecathing banget. Soal rasa memang biasa biasa aja, namun minumannya better lah. Ditemani hujan yang rintik rintik membuat malam ini semakin sendu, dengan iringan petikan gitar dan lenngkingan suara serak dari seorang laki-laki yang bermuka  sangar dengan  eyeliner hitamnya membuat malam ini semakin mantap. Tapi sayang, status JOMBLO tidak dapat berubah, tapi para monster bisa menghibur di tengah kesenduan malam minggu ini. Alhamdulillah..




Senin, 21 Oktober 2013

Tips Bertahan Hidup #1

Assalamualaikum Wr. Wb...

Malam ini cukup panas, bayangkan ada dua lelaki dalam satu kamar melepas pakaiannya. Meskipun ada satu kipas yang terus berputar namun tidak cukup mendinginkan tubuh teman saya yang sedan mengerjakan tugas PPW nya. (Itu kata dia). Sambil menunggu teman saya kelar mengerjakan tugasnya, saya akan berbagi pengalaman dalam bertahan hidup sebagai mahasiswa.

Pasti banyak diantara kalian sebagai mahasiswa sering kekurangan uang. Meskipun telah dikirim sesuai yang dibutuhkan, namun ada saja kekurangannya. Nah.. disini saya akan berbagi pengalaman saya dalam bertahan hidup di tanah jawa ini.

1. Manfaatkan bakat yang kalian miliki

Semua manusia pasti memiliki bakat. Tidak percaya? Tidur pun merupakan bakat. Banyak manusia yang sulit untuk tidur, beruntunglah bagi kalian yang bisa tidur dimana saja, kapa saja, dan entah berapa lama itu. Oke, bakat saya adalah membuat desain, fotografi, melukis, serta menggambar. Semuanya bakat tersebut saya latih dengan memanfaatkannya. Saya membantu beberapa orang maupun organisasi untuk membuat logo, pamflet, banner, MMT dan lain lain. Entah untuk keperluan suatu acara dalam publikasi, promosi, atau hanya sekedar hadiah spesial untuk seseorang. Untuk tarif, saya sesuaikan dengan keperluan si pemesan. Mungkin lebih banyak kata seikhlasnya dari saya, karena saya juga niatnya membantu dan terus belajar. So..bakat apa yang kalian miliki? Jangan dibiarkan begitu saja, biarkan bakat itu tumbuh dengan cara memanfaatkannya untuk orang lain. Ingat itu jasa! Gunakan sebaik mungkin.






2.Manfaatkan peluang usaha yang ada
Seorang entrepreneur pasti paham betul dengan ini. Kapan harus bertindak itu adalah sesuatu yang sangat penting dalam berwirausaha. Misalnya, Ojek Payung jam 2 siang di musim kemarau, atau jualan es buah di posko banjir. Mungkin sedikit aneh jika kita berwirausaha tidak tahu tempat dan waktu yang pas. Oleh karena itu, pintar pintarlah mencari peluang usaha karena kesempatan yang sama tidak datang dua kali. Saya dengan bakat yang miliki tadi, berjuang keras mencari waktu dan saat yang pas. Misalnya, saat acara pekan orientasi mahasiswa atau sebut sajalah OSPEK. Mahasiswa baru pasti sedang bangga bangga nya dengan status nya sebagai mahasiswa. Stiker bertuliskan “Trust Me I’m Lawyer..Law Student Sebelas Maret University” dengan warna hitam putih saya jual hanya 2ribu rupiah per stikernya. LAKU KERAS! Padahal untungnya 200%.



Saya beri contoh lain, ada teman saya bernama Rara yang tiap harinya naik ojek dari kost an – kampus PP. Sehari 20rb dia keluarkan untuk transportasi, belum lagi terkadang tidak ada tukang ojek ketika malam hari. Dengan senyum yang amat lebar saya menawarkan jasa OJEK DELIVERY. Cukup membayar 10rb PP dengan tukang ojek yang cukup kece. Mungkin sedikit jahat, karena perhitungan sama teman sendiri. Hellooooooooow...disini kita berwirausaha, ada kalanya mencari profit, dan ada saatnya menolong. Ketika Rara sakit dan minta antar ke rumah sakit, masa iya saya minta ongkos? Pada prinsipnya berwirausaha tetap menggunakan rasa humanity. Dengan ngojek itulah, makan malam saya terjamin tidak mengeluarkan uang dari dompet. Bensin pun tidak seberapa. Satu hal yang amat berat, JOMBLO BERKELANJUTAN! Banyak yang bilang saya mengantar jemput pacar! Atau image PLAYBOY yang ada dalam diri saya. Astaga..ini memang resiko! Gosip atau Makan? Tentu saya pilih Makan. *kok malah curhat*

Jadi pada intinya kalian harus tau waktu dan saat yang pas. Jangan terlalu banyak berpikir, bertindak lah disaat ada kesempatan. Jangan banyak memilih milih pekerjaan, cukup dengan halal dan tidak melanggar peraturan perundang undangan maka lakukanlah. Malu? Mungkin menjadi mahasiswa yang terus bergantung pada uang dari orang tua itu lebih memalukan.

3. Manfaatkan semua yang kalian miliki

Sekali lagi, berwirausaha tidak menggunakan modal itu ada. Teman saya Wahyu memiliki perangkat printer beserta laptop, dengan sedikit hasutan dan beberapa desain pamflet yang saya berikan...Maka terlahirlah DELIPRINT! Ketika mahasiswa malas ke warnet atau ke tempat print an, maka DELIPRINT lah jawabannya. Menjemput dan mengantar datamu. *biaya promosi 5ribu ya yu? Ini termasuk peluang usaha lho*. Mudah kan tips nomor 3 ini? Oke kita cari contoh lain. Punya motor? ngojeklah, delivery makananlah, rental motor kalo perlu. Punya gitar? Ngamen bisa, ikut lomba, rental gitar kalo perlu. Bahkan jika kalian punya 10 helm sekalipun, maka bukalah rental helm. Ini tips yang paling mudah. Semua bisa dimanfaatkan kawan.

 *Wahyu jangan lupa bayar biaya promo.. :D

Untuk kali ini mungkin cukup 3 dulu, karena pada intinya hanyalah TAU KESEMPATAN dan BERTINDAK! Semoga sukses..jangan pernah malu untuk sesuatu yang halal!

Terus Berjalan, dan Tunggu aku matahariku..



04:54 am. Rabu 16 Oktober 2013

Gelap, ketika mataku masih terpejam dan hanya hitam yang dapat kulihat
Perlahan suara gesekan besi dari roda roda baja itu terdengar
Membuatku tersadar dan terbangun dari dunia mimpi
Aku melihaat kertas berserakan di lantai, di kursi dan di tangan kanan ku
Kertas bertuliskan beberapa materi itu mengingatkan akan ujianku hari ini
Tak ada kata selain nafas yang begitu berat yang kukeluarkan
Sehabis membuka mata  aku langsung melihat telepon genggamku
Aku tersenyum, karena matahari pun tersenyum melihatku
Mengatakan bahwa perjalanan masih jauh menuju keindahanNya
Seandainya ada seseorang yang mau menemani dan jalan bersama
Sepertinya belum atau bahkan takkan pernah ada
Aku tak punya pilihan lain selain terus berjalan
Hanya dengan terus berjalan aku dapat melawan waktu
Mendapat semua jawaban yang selama ini aku cari
Pengalaman, Keindahan, Keberhasilan, dan juga Petualangan
Dan aku tak pernah lupa akan Cinta
Maka aku..berdiri di tanah jawa ini untuk melanjutkan petualangan besarku
Berjalan untuk terus bertahan dari dunia
Dan berdoa untuk terus berada di jalanku
Tunggu aku matahariku dan tetaplah jadi teman perjalananku


Senin, 14 Oktober 2013

Cinta Ibrahim kepada Allah - Selamat Hari Raya Idul Adha 1434H

Assalamulaikum Wr. Wb...



الله اكبر- الله اكبر- الله اكبر لااله الاالله والله اكبرالله اكبر ولله الحمد

Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1434H

Berbicara tentang lebaran haji, malam ini saya cukup sedih melihat kambing saya diseret seret ke masjid dekat rumah. Kambing, kamu yang kuat yah disana. Semoga amal ibadahmu diterima yah kambing *nangis*. Lebaran haji mengingatkan saya pada kisah Nabi Ibrahim dan anaknya, yaitu Nabi Ismail. Saya akan bercerita sedikit tentang kisah ini.

Sewaktu Nabi Ismail mencapai usia remajanya Nabi Ibrahim mendapat mimpi bahwa ia harus menyembelih Ismail puteranya. Dan mimpi seorang nabi adalah salah satu dari cara-cara turunnya wahyu Allah, maka perintah yang diterimanya dalam mimpi itu harus dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. Ia duduk sejurus termenung memikirkan ujian yang maha berat yang ia hadapi. Sebagai seorang ayah yang dikurniai seorang putera yang sejak puluhan tahun diharap-harapkan dan didambakan ,seorang putera yang telah mencapai usia di mana jasa-jasanya sudah dapat dimanfaatkan oleh si ayah, seorang putera yang diharapkan menjadi pewarisnya dan penyampung kelangsungan keturunannya, tiba-tiba harus dijadikan qurban dan harus direnggut nyawa oleh tangan si ayah sendiri.

Namun ia sebagai seorang Nabi, pesuruh Allah dan pembawa agama yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi para pengikutnya dalam bertaat kepada Allah ,menjalankan segala perintah-Nya dan menempatkan cintanya kepada Allah di atas cintanya kepada anak, isteri, harta benda dan lain-lain. Ia harus melaksanakan perintah Allah yang diwahyukan melalui mimpinya, apa pun yang akan terjadi sebagai akibat pelaksanaan perintah itu.

Sungguh amat berat ujian yang dihadapi oleh Nabi Ibrahim, namun sesuai dengan firman Allah yang bermaksud:" Allah lebih mengetahui di mana dan kepada siapa Dia mengamanatkan risalahnya." Nabi Ibrahim tidak membuang waktu lagi, niat tetap akan menyembelih Nabi Ismail puteranya sebagai qurban sesuai dengan perintah Allah yang telah diterimanya. Dan berangkatlah serta merta Nabi Ibrahim menuju ke Makkah untuk menemui dan menyampaikan kepada puteranya apa yang Allah perintahkan.

Nabi Ismail sebagai anak yang soleh yang sangat taat kepada Allah dan bakti kepada orang tuanya, ketika diberitahu oleh ayahnya maksud kedatangannya kali ini tanpa ragu-ragu dan berfikir panjang berkata kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku insya-Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah. Aku hanya meminta dalam melaksanakan perintah Allah itu , agar ayah mengikatku kuat-kuat supaya aku tidak banyak bergerak sehingga menyusahkan ayah, kedua agar menanggalkan pakaianku supaya tidak terkena darah yang akan menyebabkan berkurangnya pahalaku dan terharunya ibuku bila melihatnya, ketiga tajamkanlah parangmu dan percepatkanlah perlaksanaan penyembelihan agar menringankan penderitaan dan rasa pedihku, keempat dan yang terakhir sampaikanlah salamku kepada ibuku berikanlah kepadanya pakaian ku ini untuk menjadi penghiburnya dalam kesedihan dan tanda mata serta kenang-kenangan baginya dari putera tunggalnya."Kemudian dipeluknyalah Ismail dan dicium pipinya oleh Nabi Ibrahim seraya berkata:" Bahagialah aku mempunyai seorang putera yang taat kepada Allah, bakti kepada orang tua yang dengan ikhlas hati menyerahkan dirinya untuk melaksanakan perintah Allah."

Saat penyembelihan yang mengerikan telah tiba. Diikatlah kedua tangan dan kaki Ismail, dibaringkanlah ia di atas lantai, lalu diambillah parang tajam yang sudah tersedia dan sambil memegang parang di tangannya, kedua mata nabi Ibrahim yang tergenang air berpindah memandang dari wajah puteranya ke parang yang mengilap di tangannya, seakan-akan pada masa itu hati beliau menjadi tempat pertarungan antara perasaan seorang ayah di satu pihak dan kewajiban seorang rasul di satu pihak yang lain. Pada akhirnya dengan memejamkan matanya, parang diletakkan pada leher Nabi Ismail dan penyembelihan di lakukan . Akan tetapi apa daya, parang yang sudah demikian tajamnya itu ternyata menjadi tumpul dileher Nabi Ismail dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan sebagaimana diharapkan.

Kejadian tersebut merupakan suatu mukjizat dari Allah yang menegaskan bahwa perintah pergorbanan Ismail itu hanya suatu ujian bagi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sampai sejauh mana cinta dan taat mereka kepada Allah. Ternyata keduanya telah lulus dalam ujian yang sangat berat itu. Nabi Ibrahim telah menunjukkan kesetiaan yang tulus dengan pergorbanan puteranya. untuk berbakti melaksanakan perintah Allah sedangkan Nabi Ismail tidak sedikit pun ragu atau bimbang dalam memperagakan kebaktiannya kepada Allah dan kepada orang tuanya dengan menyerahkan jiwa raganya untuk dikorbankan, sampai-sampai terjadi seketika merasa bahwa parang itu tidak lut memotong lehernya, berkatalah ia kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Rupa-rupanya engkau tidak sampai hati memotong leherku karena melihat wajahku, cubalah telangkupkan aku dan laksanakanlah tugasmu tanpa melihat wajahku."Akan tetapi parang itu tetap tidak berdaya mengeluarkan setitik darah pun dari daging Ismail walau ia telah ditelangkupkan dan dicuba memotong lehernya dari belakang.

Subhanallah..sungguh cinta yang luar biasa. Cinta sebagai hamba kepada PenciptaNya, Cinta seorang anak yang soleh kepada orang tuanya. Jika Nabi Ibrahim bisa mengikhlaskan cintanya demi cintanya kepada Allah, mengapa kita sebagai manusia selalu meninggikan cinta terhadap manusia lain daripada mengagungkan cinta kita terhadap Allah.

Sahabatku: Wahyu Ramdhani

Assalamualaikum Wr. Wb.
Bercerita apa hari ini? Oke..saya akan menceritakan tentang sahabat seperjuangan saya. Tepuk tangan untuk sahabat saya WAHYU RAMDHANI

Monster Laut nan berbulu ini menjadi teman pelengkap penderita saya. Banyak hal yang saya lakukan dengannya..

BERSAMBUNG..

Minggu, 13 Oktober 2013

Cerita teman: Halte atau Hati 1

Assalamualaikum Wr. Wb...

Ada yang puasa? Selamat buka puasa yah buat yang menjalankan..
Cerita ini hangat, baru saja terjadi. Pukul 5 sore, ada yang menelepon saya. Sebut saja Farras, adik kelas di SMA yang sama, dan Universitas yang sama pula. Laki laki humoris, idiot dan menyenangkan. Sebelum bercerita pun saya tahu, pasti friendzone lah masalahnya.

Tebakkan saya benar, ya memang itu masalahnya. Faktanya, lelaki humoris, super baik, dan berhati malaikat dengan fisik dan facee yang sedikit diluar harapan, memang sering menjadi korban korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) dan FriendZone (Hubungan Persahabatan). Itu menyakitkan kawan, saya tahu itu. Bla bla bla..sekian menit dia bercerita, namun harus saya akhiri karena sudah adzan magrib. Akhir kata saya menjanjikan untuk bertemu dengannya di Solo nanti untuk konsultasi lebih lanjut. Untuk menenangkan hatinya, saya mengirim beberapa kalimat untuknya melalui BBM.


"Ini bukanlah halte, tapi ini adalah hati..janganlah kamu mampir, jika hanya untuk pergi pada orang lain"

Pengalaman adalah Guru yang terbaik yang diberikan oleh Allah

Assalamualaikum Wr. Wb...

Ngumpulin mood buat menulis itu emang susah yah, jauh lebih mudah bercerita langsung daripada menulisnya. Kali ini saya akan bercerita tentang teman saya yang sedang mengalami masalah. Cinta, memang selalu membuat masalah. *sigh*

Sebut saja Bewok, laki laki yang sudah lama mencari cinta ini trauma akan kegagalan. Hal yang paling dia takuti adalah gagal cinta. Beda tipis sama gagal ginjal atau gagal jantung yah. Apalagi setelah bewok membuat seorang perempuan menangis karena cintanya. Hal tersebut yang bewok takutkan, karena baginya hal tersebut hanya dilakukan oleh bencong. *itu ajaran saya sih sebenarnya*. Karena hal itu si bewok takut akan masa lalu, dan tidak berani jalan kedepan. Kenangan serta pengalaan yang buruk membuatnya takut akan masa lalu. Dan semua ketakutannya saya akhiri dengan cara seperti ini..

Bewok bercerita banyak tentang masa lalu yang membuatnya takut dan saya hanya mendengarkan keluh kesahnya. Saya melihat ada penggaris besi miliknya yang digunakan untuk mengerjakan tugas kuliahnya, lalu saya ambil. Saya pukul pahanya dengan penggaris besi tersebut. AAAW! Teriaknya kesakitan. Penuh marah dia bertanya, "Kenapa lu pukul paha gw pake penggaris?". Belum sakit di pahanya hilang, sambil tertawa saya mencoba memukulnya kembali dengan penggaris tersebut. Namun saat saya pukul kedua kalinya, bewok dapat menghindari pukulan kedua dari saya, layaknya aktor james bond. Mengeluh, dia bilang saya jahat dan bukan pendengar yang baik. Lalu saya menjelaskan mengapa saya memukulnya dengan penggaris.

Mengapa saya memukulnya, agar bewok tahu bagaimana rasa sakit yang diakibatkan oleh penggaris besi yang dipukul kearah paha berbulunya. Rasa sakit itu sama dengan rasa sakit yang ditimbulkan oleh kisah masa lalunya yang dia ceritakan sebelumnya.Lalu mengapa saya memukulnya kembali? Itu menggambarkan, bahwa masalah yang sama akan datang kedua kalinya, bahkan bisa ketiga atau keempat kalinya dalam hidupnya. Dengan rasa sakit yang pertama tadi, Bewok mampu menghindar dari pukulan yang sama untuk kedua kalinya. Lalu bewok mengambil penggaris yang ada ditangan saya, dan berusaha menyelamatkan paha berbulunya. Dari sanalah si Bewok sudah belajar dari pengalaman, meskipun Bewok tidak sadar melakukannya. Bewok berpikir, dan akhirnya dia paham berkat pukulan kedua serta penjelasan yang saya berikan tadi..alhamdulillah.

Kenangan yang menyakitkan, Pengalaman yang pahit, serta Peristiwa yang memalukan, mengapa harus takut mengulanginya kembali? Kegagalan, Rasa Sakit, Kecewa, Malu, serta Sedih pernah kita rasakan sebelumnya bukan? Jika kita telah tahu rasanya bagaimana, maka belajarlah memaknainya. Insya Allah semua itu akan membawa kita akan jalan yang lebih baik. Belajarlah dari pengalaman, Pengalaman adalah guru yang paling baik, itu yang sering saya ceritakan kepada orang yang membutuhkan saya. Pelajari dan Hadapi lagi kenangan masa lalu mu bewok. Kamu pasti bisa menghindar dari setiap rasa sakit yang ada seperti waktu kamu menghindar dari pukulan penggaris yang kedua kalinya. Rasa sakit itu ada ketika kita merasakannya, serta rasa sakit itu tidak akan hilang ketika kita terus mencoba mengingatnya. Rasa sakit akan terus ada, membekas dan meninggalkan tanda luka. Tetapi tanda luka itulah bukti bahwa kita pernah jatuh, lalu bangkit, dan bertahan dari rasa sakit itu. Hingga sakit itu sembuh dan menyisakan tanda luka. Itulah sebagian cara bagaimana kita bisa mensyukuri rasa sakit yang diberikan oleh Allah. Dan Allah membalasnya dengan pengalaman yang berharga, ilmu yang diberikan langsung kepada kita. Allah mengajari semua itu, melalui pengalaman, melalui perjalanan, melalui kenangan..Subhanallah..Lalu kapan kalian akan belajar dari pengalaman?

Sabtu, 12 Oktober 2013

Poktunggal pertengahan September



Pertama kalinya aku menghabiskan malamku untuk hal yang aku cintai
Pantai...
Poktunggal nama pantai cantik ini. Meskipun kami datang sangat telat, namun pasir putih menyambut dengan lembut. Bintang pun datang menyambut kami, meskipun bulan tak lagi bersamanya. Semua itu cukup untuk mengindahkan pesta malam ini. Terdapat gazibu dengan penerangan yang sangat redup, cahaya kuning telur yang keluar membuatnya gazibu yang beratap jerami itu terlihat sangat cantik.
Poktunggal..luar biasa menyambut kami. Dua gadis kecil tersenyum manis menatap kami. Bertanya nama dengan bermodalkan tawa khas anak pantai. Baru sebentar kami duduk, gadis pantai yang masih berumur 8 tahun sudah akrab dengan kami. Memberi kehangatan untuk malam kami. Teriak dan tawa nya menyatu dengan suara ombak yang terbawa angin.
Beberapa pengunjung datang dengan tas besar di punggungnya. Membawa tenda besar yang ternyata tidak ada alasnya. Api unggun menjadi satu satunya sumber pencahayaan kami. Dan petikan gitar mengiringi malam kami yang terus berjalan.
Poktunggal..hamparan pasir putih menjadi tempat pilihan kami untuk tidur. Beralaskan bumi beratapkan langit. Menatap tepi ujung bumi dimana langit dan bumi bersatu, lagi lagi membuat saya merasa kecil. Allah Maha Besar menciptakan keindahan ini, untuk kami para hambanya.
Poktunggal..beruntung. Sang bulan datang dalam pesta malam ini. Bukan bulan penuh, bulan sabit cukup tuk menerangi seluruh pantai ini. Bintang favoritku pun ikut hadir, datang untuk berpesta. Entah bagaimana bisa disebut pesta, faktanya dari awal tadi kami hanya duduk sembari melihat air dan pasir. Sementara kopi terus berkurang, seiring banyaknya cerita yang tercipta. Membuat malam ini semakin manis dengan kenangannya.
Poktunggal aku cinta kamu..dan terima kasih Allah atas semua ciptaanMu

 

Senin, 16 September 2013

Bibir Indrayanti

Aku ingin tertawa, ketika aku tahu bahwa saat ini aku sedang duduk sendiri di atas pasir putih indrayanti. Seperti laki laki lemah yang putus asa. Yaa..memang aku sedang putus asa.
Aku ingin melihat matahari yang biasanya memberikan kehangatan untuk tubuh ini. Namun matahari itu tak lagi datang untukku. Aku terus mengejarnya, tapi apa? Hanya keputus asa an ini yang ku dapat. Matahari itu tidak ada disini..di bibir indrayanti.
Kutunggu malam, berharap aku akan bertemu bulan dan menceritakan semua kesedihan ini. Tragis, bulan pun enggan datang untukku. Hanya kecewa yang tersisa.
Saat ku nikmati kesedihan ini, langit sudah tidak lagi berwarna biru. Malam datang tanpa bulan yang kucari. Kucari dan kucari kekurangan yang ada dalam diri. Hingga menghakimi dan mempercundangi diri sendiri.
Aku merasakan angin berhembus tidak biasanya. Gemuruh suara ombak yang terus berlari. Mencoba menggapai diriku yang duduk tidak jauh dari mereka. Bodoh kubilang. Ombak itu melakukan hal yang mustahil. Sial, baru selesai mulut ini berbicara, ombak itu berhasil berhenti tepat di depanku. Hingga akhirnya berhasil menyentuh ujung ujung kulitku.
Malu. Laki laki yang putus asa pada harapannya lebih bodoh daripada ombak yang kusebut bodoh tadi. Mereka terus berusaha meskipun orang lain mengatakan mereka bodoh karena melakukan sesuatu yang tidak mungkin. Mereka sanggup, mereka bisa dengan bermodalkan usaha perjuangan tanpa akhir. Dan waktu yang membantunya. Terimakasih telah memberikanku suatu ilmu kehidupan.
Disini, dipantai indrayanti. Aku tidak lagi sendiri. Milyaran pasir putih dan milyaran kubik air terus menemaniku hingga saat ini. Langit hitam mulai menunjukkan keindahannya. Jutaan bintang tersenyum menatapku. Dan aku sadar, aku tidak akan mundur sekarang. Aku akan berusaha menjaga hati ini. Dan menemukan bulan dan matahari bersama dya..yang kucintai.

Indrayanti, 6.34 p.m. Minggu 7 july 2013