Rabu, 25 Desember 2013

Cafe Rock N Roll! YEAAH!

Entah ini postingan kapan..masukin aja yah..


Helloooooooooooooooooow MBLOO!
Duh serasa manggil diri sendiri. Maaf kepada kalian yang jiwa jiwanya yang terpanggil. Malam ini malam minggu, tentu hari yang terburuk untuk  setiap orang yang jomblo. *pukul-pukul tembok*. Malam minggu saya sedikit berbeda kali ini bila dibandingkan malam minggu sebelumnya. Biasanya hanya makan di kamar Whayu, nonton TV, main DoTA, atau nyanyi-nyanyi idiot bareng si Wahyu. Kali ini berbeda, saya malam mingguan di sebuah cafe yang bernama ROCK N’ ROLL CAFE. Cafe yang berkonsep angkringan untuk para rocker ini sangat menarik. Seperti mimpi saya yang sudah direalisasikan oleh orang lain. Mimpi saya adalah sebuah cafe minimalis dengan halaman yang cukup luas, sehingga bisa indoor maupun outdoor. Rumah minimalis yang bercat hitam dan merah, dengan sentuhan kayu kayu yang membuatnya semakin keren. Panggung kecil untuk live perform dan parkir yang cukup luas dengan karyawan karyawan yang asik namun sopan. Pada intinya saya bermimpi memiliki tempat makan namun asik untuk tempat berkumpul. Menengah namun berkelas. Ternyata semua itu ada di cafe ini, saya seperti dibawa ke dalam mimpi saya.
Ide ketempat ini diawali dengan ajakan oleh adik tingkat saya, sebut saja Risma. Mungkin ajakan ini bisa dibilang “ajakan terselubung”.  Risma yang berniat busuk ini ternyata mendapatkan makanan dan minuman grat yang dimenangkan atas lomba yang diadakan oleh cafe tersebut di jaringan sosial burung biru. Jadi intinya, saya, Wahyu, dan Adini diajak oleh Risma untuk menemani dia mengambil hadiahnya *JAHAT SEKALI*.
Kesan pertama saat pertama kali datang ke cafe tersebut, merasa bukan habitatnya *tapi tidak untuk saya*. Kami mendapatkan sambutan dari berbagai pegawai  di cafe tersebut yang sebagian besar pria berbadan besar, berkulit cokelat, dan bekaos hitam. Cafe yang bertuliskan we rock you di dindingnya tersebut menawarkan beberapa menu yang cukup menarik. Salah satunya adalah yang saya pesan, “Noodles Red Hot Chili Pepper” minuman yang bernama “Joe Satriani”. Kami duduk di meja nomor lima, tepat di depan panggung. Beberapa rekan hukum terlihat juga mengunjungi cafe tersebut. Saat menunggu, kami dikagetkan oleh teriakan “SELAMAT PAGIIIIIII” dari satu pegawai, dan dijawab oleh semua pegawai secara serentak “PAGI BROOOW”. Entah apa filosofinya, yang jelas itu malam-malam namun dapat ucapan selamat pagi *aneh*.




Makanan dan minuman datang, terlihat enak dan eyecathing banget. Soal rasa memang biasa biasa aja, namun minumannya better lah. Ditemani hujan yang rintik rintik membuat malam ini semakin sendu, dengan iringan petikan gitar dan lenngkingan suara serak dari seorang laki-laki yang bermuka  sangar dengan  eyeliner hitamnya membuat malam ini semakin mantap. Tapi sayang, status JOMBLO tidak dapat berubah, tapi para monster bisa menghibur di tengah kesenduan malam minggu ini. Alhamdulillah..