Helloooooooooooooooooow MBLOO!
Duh serasa manggil diri sendiri. Maaf kepada kalian yang
jiwa jiwanya yang terpanggil. Malam ini malam minggu, tentu hari yang terburuk
untuk setiap orang yang jomblo.
*pukul-pukul tembok*. Malam minggu saya sedikit berbeda kali ini bila
dibandingkan malam minggu sebelumnya. Biasanya hanya makan di kamar Whayu,
nonton TV, main DoTA, atau nyanyi-nyanyi idiot bareng si Wahyu. Kali ini
berbeda, saya malam mingguan di sebuah cafe yang bernama ROCK N’ ROLL CAFE.
Cafe yang berkonsep angkringan untuk para rocker ini sangat menarik. Seperti
mimpi saya yang sudah direalisasikan oleh orang lain. Mimpi saya adalah sebuah
cafe minimalis dengan halaman yang cukup luas, sehingga bisa indoor maupun
outdoor. Rumah minimalis yang bercat hitam dan merah, dengan sentuhan kayu kayu
yang membuatnya semakin keren. Panggung kecil untuk live perform dan parkir
yang cukup luas dengan karyawan karyawan yang asik namun sopan. Pada intinya
saya bermimpi memiliki tempat makan namun asik untuk tempat berkumpul. Menengah
namun berkelas. Ternyata semua itu ada di cafe ini, saya seperti dibawa ke
dalam mimpi saya.
Ide ketempat ini diawali dengan ajakan oleh adik tingkat
saya, sebut saja Risma. Mungkin ajakan ini bisa dibilang “ajakan
terselubung”. Risma yang berniat busuk
ini ternyata mendapatkan makanan dan minuman grat yang dimenangkan atas lomba
yang diadakan oleh cafe tersebut di jaringan sosial burung biru. Jadi intinya,
saya, Wahyu, dan Adini diajak oleh Risma untuk menemani dia mengambil hadiahnya
*JAHAT SEKALI*.
Kesan pertama saat pertama kali datang ke cafe tersebut,
merasa bukan habitatnya *tapi tidak untuk saya*. Kami mendapatkan sambutan dari
berbagai pegawai di cafe tersebut yang
sebagian besar pria berbadan besar, berkulit cokelat, dan bekaos hitam. Cafe
yang bertuliskan we rock you di dindingnya tersebut menawarkan beberapa menu
yang cukup menarik. Salah satunya adalah yang saya pesan, “Noodles Red Hot
Chili Pepper” minuman yang bernama “Joe Satriani”. Kami duduk di meja nomor
lima, tepat di depan panggung. Beberapa rekan hukum terlihat juga mengunjungi
cafe tersebut. Saat menunggu, kami dikagetkan oleh teriakan “SELAMAT
PAGIIIIIII” dari satu pegawai, dan dijawab oleh semua pegawai secara serentak
“PAGI BROOOW”. Entah apa filosofinya, yang jelas itu malam-malam namun dapat
ucapan selamat pagi *aneh*.
Makanan dan minuman datang, terlihat enak dan eyecathing
banget. Soal rasa memang biasa biasa aja, namun minumannya better lah. Ditemani
hujan yang rintik rintik membuat malam ini semakin sendu, dengan iringan
petikan gitar dan lenngkingan suara serak dari seorang laki-laki yang
bermuka sangar dengan eyeliner hitamnya membuat malam ini semakin
mantap. Tapi sayang, status JOMBLO tidak dapat berubah, tapi para monster bisa
menghibur di tengah kesenduan malam minggu ini. Alhamdulillah..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar