Selasa, 29 Januari 2013

PUISI: Malam

Hai malam, apa kau kembali untukku?
Kutunggu dirimu sejak sang fajar mencoba menghiburku
Menyinari bumi dengan berjuta cahaya panas
Namun sang fajar tidak seperti dirimu sang malam
Yang menenangkanku dalam gelap
Dengan sedikit cahaya bulan dan ribuan bintang

Malam, kau selalu mendengarkan teriakan hatiku
Hingga hari ini pun aku akan selalu teriak dan teriak
Rapuh seperti kursi kayu yang selalu digunakan kakek
Kosong seperti toples biskuit dua tahun yang lalu
Membuka kamus dan mencari arti kata dewasa
Tak henti-hentinya aku berdoa bersamamu sang malam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar