Senin, 21 Januari 2013

TRIP#1: Solo-Kebumen-Jogja-Batang-Pekalongan-Depok-Bekasi-Jakarta

Assalamualaikum wr. wb.
Heeeeeiy, lama ga nulis disini. Kali ini gw akan berbagi cerita liburan semester ganjil yang gw lewati, yang gw namakan THE JOURNEY 2013.

Pada bagian ini gw akan bercerita liburan gw yang pertama, yang gw namakan TRIP #1
TRIP #1 ini adalah liburan pertama di semester ganjil gw. TRIP #1 berawal pada tanggal 28 Desember 2012 s/d 2 Januari 2013. TRIP #1 gw lakukan sendirian tanpa tim/kelompok, karena TRIP #1 ini adalah liburan bersama keluarga gw. TRIP #1 itu memiliki rute sebagai berikut: Solo-Kebumen-Jogja-Batang-Pekalongan-Depok-Bekasi-Jakarta. TRIP #1 meliputi 8 Kota dalam 6 hari. Langsung aja gw mulai ceritanya.

Tanggal 28 Januari 2012

Gw adalah laki-laki penggemar bus malam atau yang biasa disebut dengan "BISMANIA". Suatu goncangan jiwa ketika gw harus berpergian jauh mengendarai alat transportasi selain bus (lebaaai). Solo ke Kebumen gw tempuh dengan kereta ekonomi. Hanya mengeluarkan 37ribu dan menghabiskan waktu 3 jam sudah bisa landing dengan selamat di Stasiun Kebumen. Berangkat dari Solo jam 10.50 dan sampai Kebumen jam 14.05.
Sebenarnya di Kebumen itu gw ada acara pernikahan salah satu anggota keluarga besar, yaitu om Tri seorang lelaki pemalu berumur 31 tahun dan bisa dikatakan sebagai jomblo emas hahahaha Alhamdulillah dia telah mendapatkan seorang istri dan semoga menjadi keluarga yang bahagia.
3 jam di kereta ekonomi itu bagai acar dalam toples, sempit, pengap, dan dampaknya kulit menjadi asam dan kecut. Cukup melelahkan naik besi berjalan itu, ada harga ada kenyamanan, hal tersebut benar banget. Setelah badan ditekuk-tekuk di kereta, sesampainya di stasiun gw dijemput sama bokap dengan grandlivina berwarna hitam mobil kesayangannya, emang karena mobil itu satu satunya yang dia punya. Jarak antara stasiun sama tempat acara pernikahan jauhnya pake banget. Hampir 30menit di dalam mobil, 20 menit kesasar di Kebumen. Respon gw pertama kali ke daerah itu, sangat terkesan. Bukan karena hal yang bagus atau apa, tapi karena ketika gw membuka jendela mobil, sepanjang mata memandang hanya terlihat hutan. Jarak rumah satu dengan lainnya sangat jauh. Seolah gw seperti memerankan salah satu bintang di film Jurasic Park yang ketika membuka jendela tiba tiba ada kepala dinosaurus masuk ke dalam, tapi bedanya disini bukan kepala dinosaurus, cuman kambing dan sapi yang duduk seksi di tengah jalan dan ga jelas pemiliknya ada dimana.
Sampai di tempat acara pernikahan, gw bergegas ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan mencuci muka. Salaman sebentar sama kedua mempelai, makan, dan setelah itu pergi lagi. Kaget banget ketika gw selesai makan, langsung disuruh nyetir mobil ke Jogja buat mengikuti acara keluarga berikutnya. 20 menit di Kebumen yang sangat mengesankan *nelen ludah.
Banyak yang bilang kalo gw nyetir itu kayak naik bus malam. Hal itu dikarenakan, ketika gw menyetir, semua penumpang pada tidur pulas, dan bangun bangun udah sampai di tempat tujuan *kurang ajar emang penumpangnya. Kebumen-Jogja gw tempuh 2jam 30menit itu udah ditambah berhenti buat shalat ashar sama poop. Kelar parkir di Stasiun Tugu, semua keluarga di mobil gw beristirahat dan solat sambil menunggu rombongan lainnya yang masih belum sampai di Jogja *padahal rombongan berangkat 30menit lebih dulu.
Acara di Malioboro Jogja hanya makan-makan merayakan kelulusan salah satu anggota keluarga yang kuliah di Fakultas Hukum UNPAD.
Acara berakhir jam 10an malam, dan rombongan pulang ke rumah masing-masing. Namun rombongan gw pergi melanjutkan perjalanan ke Kota Batang. Kembali lagi gw yang nyetir mobil sedangkan yang lainnya tertidur pulas *jengkel. Alhamdulillah jalur pantura sepi, hanya ada truk dan beberapa mobil sehingga gw bisa menjadikan jalur pantura sebagai sirkuit balap. Dari Jogja jam 23.00, Solo 00.00, Salatiga 00.30, Batang 02.30 heran? Hobby gw ketika menyetir memang lebih sering melihat waktu setiap melewati kota yang dilewati dalam perjalanan, jadi gw bisa tahu kecepatan gw ketika menyetir dan kagum sendiri ketika bisa sampai tempat tujuan dengan cepatnya *sesuatu sekali.

Tanggal 29 Januari 2012

Sampai di Kota Batang kami disambut keluarga dari Batang, sungguh sangat merepotkan tamu datang pukul 3 pagi hahahahha. Sesampainya di Batang kami bukan istirahat, hujan gerimis mengantarkan kami ke suatu tempat, tempat itu adalah pantai. Pantai Batang ini bukan pantai untuk berenang, air nya cukup kotor namun bersih dari sampah, di pantai itu kami memang tidak berenang, namun kami datang untuk memancing.
Pantai tersebut tidak jauh dari rumah, namun jalur masuknya yang sulit seolah gw sedang menjadi salah satu presenter jejak petualang




Itu salah satu foto yang di ambil di bibir pantai, dan ini baja hitam yang membawa kami ke tempat tersebut




Terus buat kalian yang penasaran sama pantainya, ini dia Pantai Batang




Nah kalo yang terakhir ada manusia pantainya :D



Mancing seharian mendapatkan ikan yang lumayan banyak. Alhasil kami malam malam pesta ikan goreng *serius jadi laper. Tapi dampaknya mobil gw jadi kotor dan bau amis, bahkan emak gw menyemprotkan minyak wanginya di dalam mobil *hadeeeh.

Tanggal 30 Januari 2012

Harusnya gw istirahat buat nyetir malam harinya menuju jakarta, tapi apa daya keluarga mau jalan jalan ke rumah sanak saudara yang ada di Pekalongan. Sekitar 2-3 rumah yang kita datangi, 1 tempat pusat belanja batik di pekalongan, dan tempat makan "Tauto" yang rasanya yummy banget. NB: Tauto itu soto asli pekalongan, soto berkuah berwarna cokelat pekat, isinya bihun, daging dll, dan tauco nya berasa banget, dan yang istimewa makan nya barengan sama lontong *kenapa cerita makanan lagi? ngetik sambil ngunyah promag.
Tepat jam 5 sore, sebelum pulang kami mampir ke Pantai Pekalongan. Pasti bertanya-tanya kenapa pantai lagi yang dikunjungi, alasannya cuma karena gw suka pantai. Pantainya lumayan bersih, fasilitas lengkap, murah, bisa buat renang, tetapi sayang, biasa aja. Tapi buat iseng-iseng ngegalau sama nulis nama di pasir sih masih recomended banget kok :D




Oke fine, sedikit narsis, abis objek pantai nya standar banget, jadi kalo ada modelnya boleh kan? Yang baju hitam dan yang jelas laki laki itu adalah gw, dan yang berhijab itu adalah tante gw yang bernama Wahyu Ikawati, 25 Desember 1993, S1 Komunikasi Gundar Depok, yang berminat silahkan PM, Ready Stock Brother... wkwkakwakwa justkid!
Setelah dari pantai itu, kami pulang ke rumah, dan bergegas packing dan bersih-bersih. Sesudah shalat Isya, penderitaan gw dimulai, semua naik ke dalam mobil yang akan melanjutkan perjalanan ke Depok. Mematikan lampu, setel musik slow banget, dan cuaca hujan, semua tidur kecuali gw yang harus tetap terjaga untuk menyetir.

Tanggal 31 Januari 2012

Tepat pukul 4 pagi, kami sampai di Depok dengan selamat. Tidak lebih dari 20menit keluarga gw kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah kami di Bekasi. Singkat cerita, jam 7 pagi gw udah bisa tidur tenang di kasur kesayangan gw. Nampaknya penderitaan gw tidak sampai disini, belum sempat mimpi indah, gw harus pergi ke rumah kami di Kelapa Gading untuk mengikuti acara keluarga Tahun Baru an bersama. Di Kelapa Gading tidak bisa tidur sama sekali karena terlalu banyak saudara yang mengajak ngobrol, lagi dan lagi pacar lagi pacar lagi yang dibahas, oke skip aja.
Pukul 11 malam, 1 jam sebelum masuk di tahun 2013, kami otw ke Bundaran HI, Jakarta. Beruntung saat itu Mas Edi memiliki tempat kerja yang berada di jalan M.Thamrin, jadi mudah saja untuk mencari tempat parkir. Ada saja penderitaan, kami jalan sekitar 2-3 kilometer dalam cuaca gerimis dan membawa banyak bayi -_-. Saat itu gw merasa sangat sangat kesal, kenapa? Karena banyak pasangan pacaran yang tidak toleransi sama fakir-fakir asmara seperti gw *JAHAAAAAT!!
Langsung jam 00.00, masuk ke tahun 2013. Kami berdoa bersama, terutama gw yang punya kebiasaan di malam tahun baru untuk berintropeksi diri. Senang rasanya TRIP #1 ini diakhiri dengan ending yang cukup mengharukan. Berkumpul bersama keluarga di malam tahun baru itu tidak ternilai harganya. Namun disaat bersamaan gw berpikir, ternyata gw telah melewati 20 malam tahun baruan dengan status JOMBLO! Menyedihkan. Ini sedikit foto ketika kami sedang berada di Jalan M.Thamrin.


Kayak di Pasar Ikan yah :D


Ini ketika gw lagi ngambil video kembang api. 

Gw rasa itu aja yang bisa gw share di TRIP#1 ini, sebelumnya gw mau berpesan buat kalian. Liburan bersama keluarga itu memang ga rame seperti liburan bareng teman teman, dan ga se romantis liburan bareng pacar. Namun ketika kalian sadar, jika kalian sudah tidak punya keluarga atau kalian yang punya keluarga namun tidak bisa liburan secara bersama sama, maka liburan bareng keluarga akan menjadi sesuatu yang sangat mahal dan tak tergantikan. Maka hargailah saat saat bersama keluarga kalian, meskipun keluarga tersebut terkadang sangat menjengkelkan dan menyebalkan, namun hal itulah yang akan kalian rindukan nantinya. Thanks for read! *kecup basah

Wassalamualaikum Wr Wb


2 komentar:

  1. seru juga perjalanannya, foto-fotomya bagus ...

    BalasHapus
  2. makasih..semoga makin banyak perjalanan seru lainnya (y)

    BalasHapus