Assalamualaikum Wr. Wb...
Ngumpulin mood buat menulis itu emang susah yah, jauh lebih mudah bercerita langsung daripada menulisnya. Kali ini saya akan bercerita tentang teman saya yang sedang mengalami masalah. Cinta, memang selalu membuat masalah. *sigh*
Sebut saja Bewok, laki laki yang sudah lama mencari cinta ini trauma akan kegagalan. Hal yang paling dia takuti adalah gagal cinta. Beda tipis sama gagal ginjal atau gagal jantung yah. Apalagi setelah bewok membuat seorang perempuan menangis karena cintanya. Hal tersebut yang bewok takutkan, karena baginya hal tersebut hanya dilakukan oleh bencong. *itu ajaran saya sih sebenarnya*. Karena hal itu si bewok takut akan masa lalu, dan tidak berani jalan kedepan. Kenangan serta pengalaan yang buruk membuatnya takut akan masa lalu. Dan semua ketakutannya saya akhiri dengan cara seperti ini..
Bewok bercerita banyak tentang masa lalu yang membuatnya takut dan saya hanya mendengarkan keluh kesahnya. Saya melihat ada penggaris besi miliknya yang digunakan untuk mengerjakan tugas kuliahnya, lalu saya ambil. Saya pukul pahanya dengan penggaris besi tersebut. AAAW! Teriaknya kesakitan. Penuh marah dia bertanya, "Kenapa lu pukul paha gw pake penggaris?". Belum sakit di pahanya hilang, sambil tertawa saya mencoba memukulnya kembali dengan penggaris tersebut. Namun saat saya pukul kedua kalinya, bewok dapat menghindari pukulan kedua dari saya, layaknya aktor james bond. Mengeluh, dia bilang saya jahat dan bukan pendengar yang baik. Lalu saya menjelaskan mengapa saya memukulnya dengan penggaris.
Mengapa saya memukulnya, agar bewok tahu bagaimana rasa sakit yang diakibatkan oleh penggaris besi yang dipukul kearah paha berbulunya. Rasa sakit itu sama dengan rasa sakit yang ditimbulkan oleh kisah masa lalunya yang dia ceritakan sebelumnya.Lalu mengapa saya memukulnya kembali? Itu menggambarkan, bahwa masalah yang sama akan datang kedua kalinya, bahkan bisa ketiga atau keempat kalinya dalam hidupnya. Dengan rasa sakit yang pertama tadi, Bewok mampu menghindar dari pukulan yang sama untuk kedua kalinya. Lalu bewok mengambil penggaris yang ada ditangan saya, dan berusaha menyelamatkan paha berbulunya. Dari sanalah si Bewok sudah belajar dari pengalaman, meskipun Bewok tidak sadar melakukannya. Bewok berpikir, dan akhirnya dia paham berkat pukulan kedua serta penjelasan yang saya berikan tadi..alhamdulillah.
Kenangan yang menyakitkan, Pengalaman yang pahit, serta Peristiwa yang memalukan, mengapa harus takut mengulanginya kembali? Kegagalan, Rasa Sakit, Kecewa, Malu, serta Sedih pernah kita rasakan sebelumnya bukan? Jika kita telah tahu rasanya bagaimana, maka belajarlah memaknainya. Insya Allah semua itu akan membawa kita akan jalan yang lebih baik. Belajarlah dari pengalaman, Pengalaman adalah guru yang paling baik, itu yang sering saya ceritakan kepada orang yang membutuhkan saya. Pelajari dan Hadapi lagi kenangan masa lalu mu bewok. Kamu pasti bisa menghindar dari setiap rasa sakit yang ada seperti waktu kamu menghindar dari pukulan penggaris yang kedua kalinya. Rasa sakit itu ada ketika kita merasakannya, serta rasa sakit itu tidak akan hilang ketika kita terus mencoba mengingatnya. Rasa sakit akan terus ada, membekas dan meninggalkan tanda luka. Tetapi tanda luka itulah bukti bahwa kita pernah jatuh, lalu bangkit, dan bertahan dari rasa sakit itu. Hingga sakit itu sembuh dan menyisakan tanda luka. Itulah sebagian cara bagaimana kita bisa mensyukuri rasa sakit yang diberikan oleh Allah. Dan Allah membalasnya dengan pengalaman yang berharga, ilmu yang diberikan langsung kepada kita. Allah mengajari semua itu, melalui pengalaman, melalui perjalanan, melalui kenangan..Subhanallah..Lalu kapan kalian akan belajar dari pengalaman?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar