Assalamualaikum Wr. Wb...
Malam ini cukup panas, bayangkan ada dua lelaki dalam satu kamar melepas pakaiannya. Meskipun ada satu kipas yang terus berputar namun tidak cukup mendinginkan tubuh teman saya yang sedan mengerjakan tugas PPW nya. (Itu kata dia). Sambil menunggu teman saya kelar mengerjakan tugasnya, saya akan berbagi pengalaman dalam bertahan hidup sebagai mahasiswa.
Pasti banyak diantara kalian sebagai mahasiswa sering kekurangan uang. Meskipun telah dikirim sesuai yang dibutuhkan, namun ada saja kekurangannya. Nah.. disini saya akan berbagi pengalaman saya dalam bertahan hidup di tanah jawa ini.
1. Manfaatkan bakat yang kalian miliki
Semua manusia pasti memiliki bakat. Tidak percaya? Tidur pun merupakan bakat. Banyak manusia yang sulit untuk tidur, beruntunglah bagi kalian yang bisa tidur dimana saja, kapa saja, dan entah berapa lama itu. Oke, bakat saya adalah membuat desain, fotografi, melukis, serta menggambar. Semuanya bakat tersebut saya latih dengan memanfaatkannya. Saya membantu beberapa orang maupun organisasi untuk membuat logo, pamflet, banner, MMT dan lain lain. Entah untuk keperluan suatu acara dalam publikasi, promosi, atau hanya sekedar hadiah spesial untuk seseorang. Untuk tarif, saya sesuaikan dengan keperluan si pemesan. Mungkin lebih banyak kata seikhlasnya dari saya, karena saya juga niatnya membantu dan terus belajar. So..bakat apa yang kalian miliki? Jangan dibiarkan begitu saja, biarkan bakat itu tumbuh dengan cara memanfaatkannya untuk orang lain. Ingat itu jasa! Gunakan sebaik mungkin.
2.Manfaatkan peluang usaha yang ada
Seorang entrepreneur pasti paham betul dengan ini. Kapan harus bertindak itu adalah sesuatu yang sangat penting dalam berwirausaha. Misalnya, Ojek Payung jam 2 siang di musim kemarau, atau jualan es buah di posko banjir. Mungkin sedikit aneh jika kita berwirausaha tidak tahu tempat dan waktu yang pas. Oleh karena itu, pintar pintarlah mencari peluang usaha karena kesempatan yang sama tidak datang dua kali. Saya dengan bakat yang miliki tadi, berjuang keras mencari waktu dan saat yang pas. Misalnya, saat acara pekan orientasi mahasiswa atau sebut sajalah OSPEK. Mahasiswa baru pasti sedang bangga bangga nya dengan status nya sebagai mahasiswa. Stiker bertuliskan “Trust Me I’m Lawyer..Law Student Sebelas Maret University” dengan warna hitam putih saya jual hanya 2ribu rupiah per stikernya. LAKU KERAS! Padahal untungnya 200%.
Saya beri contoh lain, ada teman saya bernama Rara yang tiap harinya naik ojek dari kost an – kampus PP. Sehari 20rb dia keluarkan untuk transportasi, belum lagi terkadang tidak ada tukang ojek ketika malam hari. Dengan senyum yang amat lebar saya menawarkan jasa OJEK DELIVERY. Cukup membayar 10rb PP dengan tukang ojek yang cukup kece. Mungkin sedikit jahat, karena perhitungan sama teman sendiri. Hellooooooooow...disini kita berwirausaha, ada kalanya mencari profit, dan ada saatnya menolong. Ketika Rara sakit dan minta antar ke rumah sakit, masa iya saya minta ongkos? Pada prinsipnya berwirausaha tetap menggunakan rasa humanity. Dengan ngojek itulah, makan malam saya terjamin tidak mengeluarkan uang dari dompet. Bensin pun tidak seberapa. Satu hal yang amat berat, JOMBLO BERKELANJUTAN! Banyak yang bilang saya mengantar jemput pacar! Atau image PLAYBOY yang ada dalam diri saya. Astaga..ini memang resiko! Gosip atau Makan? Tentu saya pilih Makan. *kok malah curhat*
Jadi pada intinya kalian harus tau waktu dan saat yang pas. Jangan terlalu banyak berpikir, bertindak lah disaat ada kesempatan. Jangan banyak memilih milih pekerjaan, cukup dengan halal dan tidak melanggar peraturan perundang undangan maka lakukanlah. Malu? Mungkin menjadi mahasiswa yang terus bergantung pada uang dari orang tua itu lebih memalukan.
3. Manfaatkan semua yang kalian miliki
Sekali lagi, berwirausaha tidak menggunakan modal itu ada. Teman saya Wahyu memiliki perangkat printer beserta laptop, dengan sedikit hasutan dan beberapa desain pamflet yang saya berikan...Maka terlahirlah DELIPRINT! Ketika mahasiswa malas ke warnet atau ke tempat print an, maka DELIPRINT lah jawabannya. Menjemput dan mengantar datamu. *biaya promosi 5ribu ya yu? Ini termasuk peluang usaha lho*. Mudah kan tips nomor 3 ini? Oke kita cari contoh lain. Punya motor? ngojeklah, delivery makananlah, rental motor kalo perlu. Punya gitar? Ngamen bisa, ikut lomba, rental gitar kalo perlu. Bahkan jika kalian punya 10 helm sekalipun, maka bukalah rental helm. Ini tips yang paling mudah. Semua bisa dimanfaatkan kawan.
*Wahyu jangan lupa bayar biaya promo.. :D
Untuk kali ini mungkin cukup 3 dulu, karena pada intinya hanyalah TAU KESEMPATAN dan BERTINDAK! Semoga sukses..jangan pernah malu untuk sesuatu yang halal!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar